MEDIA EMITEN – Saham Wall Street jatuh lagi dengan Dow turun menembus level di bawah 30.000 area bear market pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Indeks utama merosot ke level terendah 2022.
Kekhawatiran terhadap resesi global membuat pelaku pasar menghindari aset-aset berisiko, sementara indeks dolar AS terus menguat. Pasar bergerak liar dengan volatilitas tinggi.
Dow Jones Industrial Average ditutup turun 1,1% pada 29.260,81. S&P 600 berbasis luas turun 1,0% menjadi 3.655,04, sedangkan Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi turun 0,6% menjadi 10.802,92.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Senin adalah penutupan terendah 2022 untuk Dow dan S&P 500.
S&P 500 juga turun hampir 5% pekan lalu setelah Federal Reserve (Fed) mengumumkan kenaikan suku bunga besar lainnya, memacu pergerakan suku bunga dari bank sentral Inggris (BoE) dan bank sentral lainnya.
Langkah agresif oleh bank sentral telah membebani ekuitas, dengan banyak investor sekarang melihat kemungkinan peningkatan resesi. Namun, beberapa analis menganggap pasar saham oversold dalam jangka pendek.
CFRA Research dalam catatannya menyebutkan, S&P 500 dan sektor-sektor konstituen dan sub industrinya siap untuk reli. “Satu-satunya pertanyaan adalah apakah reli akan memiliki kaki atau dijual,” katanya.






