Darmin Sororti Dampak Pelemahan Rupiah ke Inflasi

- Pewarta

Jumat, 5 Oktober 2018 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyoroti dampak depresiasi atau pelemahan rupiah yang mencapai angka psikologis baru di atas Rp15 ribu per dolar AS terhadap peningkatan laju inflasi.

“Ada kenaikan tetapi belum banyak. Saya belum bisa bilang berapa karena harus dihitung dulu dalam inflasi inti itu sebenarnya berapa persen yang impor,” kata Darmin ketika ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Ia menjelaskan bahwa pelemahan rupiah yang diperkirakan sudah mencapai 10 persen pasti akan memberikan pengaruh dari sisi imported inflation atau inflasi yang berasal dari luar negeri.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inflasi yang berasal dari luar negeri disebabkan oleh peningkatan harga di luar negeri atau depresiasi nilai tukar. Ketika harga impor meningkat, harga barang domestik yang menggunakan impor sebagai bahan mentah juga turut meningkat sehingga menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa secara umum.

“Rupiah melemah 10 persen, dihitung ke porsi impor di dalam ekonomi kita. Impor kita itu kira kira 30 persen dari ekonomi. Itu memang bisa agak tinggi pengaruhnya ke inflasi, bisa 2,5 persen atau 3 persen,” kata Darmin.

Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), komponen inti pada September 2018 mengalami inflasi sebesar 0,28 persen.

Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari September) 2018 sebesar 2,38 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (September 2018 terhadap September 2017) sebesar 2,82 persen.

“Jadi ini sebenarnya gemuruhnya yang hebat, dampak riilnya tidak terlalu besar. Ekonomi dunia saja diperkirakan turunnya tidak banyak,” kata Darmin. (cal)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Bisnis

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:02 WIB