MEDIA EMITEN – Tiga indeks harga saham di Wall Street Wall Street ditutup melemah pada Jumat (Sabtu pagi WIB), dipicu anjloknya saham perusahaan media sosial Snapchat.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 137,61 poin, atau sekitar 0,43% menjadi 31.899,29. Indeks S&P 500 melemah 37,32 poin, atau sekitar 0,93% menjadi 3.961,63. Nasdaq Composite merosot 225,50 poin, atau sekitar 1,87 persen, menjadi 11.834,11.
Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing meningkat 2%, 2,4%, dan 3,3%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saham Snap terjun bebas 39% pada Jumat setelah melaporkan pertumbuhan penjualan kuartalan terlemah sepanjang masa. Pendapatan hanya mencapai sebesar US$1,11 miliar, atau sekitar Rp16,65 triliun, pada periode tiga bulan sampai Juni 2022.
Buruknya kinerja Snap membuat saham perusahaan online lainnya yang juga mengandalkan iklan sebagai pendapatan merosot. Saham Meta Platforms dan Alphabet masing-masing terjun 7,6% dan 5,6%.
Meta dan Alphabet akan merilis laporan keuangan terbaru pekan depan, bersama Apple, Microsoft, dan Amazon.
Indeks layanan komunikasi dan teknologi informasi S&P 500 masing-masing anjlok 4,3% dan 1,4%, memimpin pelemahan yang berlangsung.
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Agustus 2022 naik 0,2% menjadi US$1.716,60 per ons. Indeks dolar AS turun 0,37% menjadi 106,41.
Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,3%, seiring kembalinya pasokan gas Rusia ke Eropa.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 5,86 poin, atau sekitar 0,08% menjadi 7.276,37. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 7,04 poin, atau sekitar 0,05% menjadi 13.253,68.
Nilai tukar poundsterling menguat 0,3% terhadap dolar AS menjadi US$1,2035 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,3% menjadi 1,1760 euro per pound.







