Saham Snapchat Terjun Bebas, Wall Street Terkoreksi

- Pewarta

Sabtu, 23 Juli 2022 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street

MEDIA EMITEN – Tiga indeks harga saham di Wall Street Wall Street ditutup melemah pada Jumat (Sabtu pagi WIB), dipicu anjloknya saham perusahaan media sosial Snapchat.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 137,61 poin, atau sekitar 0,43% menjadi 31.899,29. Indeks S&P 500 melemah 37,32 poin, atau sekitar 0,93% menjadi 3.961,63. Nasdaq Composite merosot 225,50 poin, atau sekitar 1,87 persen, menjadi 11.834,11.

Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing meningkat 2%, 2,4%, dan 3,3%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham Snap terjun bebas 39% pada Jumat setelah melaporkan pertumbuhan penjualan kuartalan terlemah sepanjang masa. Pendapatan hanya mencapai sebesar US$1,11 miliar, atau sekitar Rp16,65 triliun, pada periode tiga bulan sampai Juni 2022.

Buruknya kinerja Snap membuat saham perusahaan online lainnya yang juga mengandalkan iklan sebagai pendapatan merosot. Saham Meta Platforms dan Alphabet masing-masing terjun 7,6% dan 5,6%.

Meta dan Alphabet akan merilis laporan keuangan terbaru pekan depan, bersama Apple, Microsoft, dan Amazon.

Indeks layanan komunikasi dan teknologi informasi S&P 500 masing-masing anjlok 4,3% dan 1,4%, memimpin pelemahan yang berlangsung.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Agustus 2022 naik 0,2% menjadi US$1.716,60 per ons. Indeks dolar AS turun 0,37% menjadi 106,41.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,3%, seiring kembalinya pasokan gas Rusia ke Eropa.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 5,86 poin, atau sekitar 0,08% menjadi 7.276,37. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 7,04 poin, atau sekitar 0,05% menjadi 13.253,68.

Nilai tukar poundsterling menguat 0,3% terhadap dolar AS menjadi US$1,2035 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,3% menjadi 1,1760 euro per pound.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB