MEDIA EMITEN – Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) berencana melakukan right issue atau Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD. Bank digital tersebut akan melepas 20 miliar saham bernomimal Rp100 per lembar.
Pelaksanaan right issue akan berlangsung dalam rentang 12 bulan sejak persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa(RUPSLB) tanggal 12 Mei 2022.
“Perseroan merencanakan pelaksanaan PMHMETD paling lambat sebelum akhir tahun 2022,” tulis manajemen AMAR, dalam keterangan resmi pada laman Bursa Efek Indonesia(BEI), Selasa 5 April 2022,
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perseroan menegaskan aksi korporasi ini akan memperkuat struktur permodalan dan merupakan tambahan modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha sebagai Bank Umum Swasta Non Devisa, terutama dalam rangka pemberian kredit kepada nasabah yang akan direalisasikan secara bertahap.
“Dengan meningkatnya kinerja dan daya saing Perseroan, diharapkan pula dapat meningkatkan imbal hasil nilai investasi bagi seluruh pemegang saham Perseroan,” pungkas manajemen AMAR.







