IHSG Ditutup Melemah Terpengaruh Sentimen Perang Dagang

- Pewarta

Selasa, 25 September 2018 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (25/9/2018) ditutup melemah sebesar 7,92 poin terpengaruh sentimen negatif perang dagang.

IHSG ditutup melemah 7,92 poin atau 0,13 persen menjadi 5.874,29. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 1,38 poin atau 0,15 persen menjadi 926,61.

BACA JUGA : Susul Pelemahan Bursa Global, IHSG Dibuka Turun 7,06 Poin

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Head of Lots Services Lotus Andalan Sekuritas Krishna Dwi Setiawan di Jakarta, Selasa mengatakan bahwa isu perang dagang masih menjadi salah satu fokus investor dalam menentukan kebijakan investasinya, situasi yang kurang kondusif memicu aksi lepas saham.

“Fokus masih di isu perang dagang, kondisi yang kurang kondusif membuat investor menahan diri untuk masuk ke aset berisiko,” katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, kuatnya proyeksi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed pada pekan ini juga turut menjadi salah satu faktor yang memicu pasar saham tertekan.

“Jika The Fed menaikan suku bunga maka Bank Indonesia juga diperkirakan akan menaikan BI 7-Day Repo Rate. Kondisi itu dikhawatirkan menahan laju perekonomian nasional,” katanya.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham pada hari ini (25/9) sebanyak 312.873 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 8,75 miliar lembar saham senilai Rp5,48 triliun.

Sebanyak 163 saham naik, 175 saham menurun, dan 142 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 70,33 poin (0,29 persen) ke 23.940,26, indeks Shanghai melemah 16,34 poin (0,58 persen) ke 2.781,14, dan indeks Strait Times menguat 16,92 poin (0,53 persen) ke posisi 3.236,08. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru