Terungkap, Ini Hasil Visum Sementara Jasad 5 ABK yang Tewas

- Pewarta

Selasa, 22 September 2020 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Terkait dengan kasus penemuan lima jenazah anak buah kapal (ABK) KM Starindo Jaya Maju VI, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Edmond bersama Kasat Reskrim AKP Fahmi Amarullah menjelaskan hasil visum sementara. Dalam tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Morry menerangkan, berdasarkan hasil sementara visum et repertum dari RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Yang mana tes penyaring alkohol positif dan isi lambung korban juga kosong.

“Penyebab kematian disebabkan oleh alkohol yang seharusnya tidak ada di dalam tubuh. Dari hasil penyelidikan, persesuaian keterangan saksi-saksi, petunjuk dan hasil visum et repertum dapat disimpulkan bahwa lima jenazah anak buah kapal KM Starindo Jaya Maju VI meninggal dunia akibat mengkonsumsi miras oplosan,” tutur Morry saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2020).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Morry kembali mengungkapkan, identitas para korban di antaranya, M Zulkarnaen (24) sebagai ABK; Putra Enggal Perdana (19) bertugas sebagai ABK; Khoirul Muttaqin (24) bertindak ABK; Miftahul Huda (21) merupakan ABK; dan Muchamad Son Haji (27) juga merupakan ABK. Keseluruhan korban berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah.

Diberitakan sebelumnya, kepolisian menghentikan penyelidikan terkait tewasnya lima orang Anak Buah Kapal (ABK) di kapal ikan di perairan Pulau Seribu.

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Morry Edmond menerangkan pemberhentian penyelidikan tersebut diketahui tidak mempunyai unsur pidana. Karena, lima ABK itu meninggal dunia disebabkan menenggak miras oplosan.

“Setelah kita lakukan visum, tidak ada tanda-tanda kekerasan kepada para korban. Para ABK kapal hingga visum maupun otopsi jasad korban, didapati fakta para korban murni meninggal karena miras oplosan,” kata AKBP Morry dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (19/9/2020). (pol)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru