BPKP, Inspektorat, dan LKPP Harus Fokus ke Pencegahan Serta Perbaikan Tata Kelola

- Pewarta

Senin, 15 Juni 2020 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Inspektorat, juga Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) adalah aparat internal pemerintah sehingga harus fokus ke pencegahan dan perbaikan tata kelola.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 melalui Video Conference, dari Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Senin (15/6/2020).

Pada kesempatan tersebut, Presiden menegaskan bahwa Pemerintah tidak main-main dalam soal akuntabilitas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Pencegahan harus diutamakan, tata kelola yang baik harus didahulukan, tetapi kalau ada yang masih membandel, kalau ada niat untuk korupsi ada mens rea maka silakan Bapak/Ibu, digigit dengan keras,” tutur Presiden.

Menurut Presiden, tugas para penegak hukum, kepolisian, kejaksaan, KPK, penyidik, dan pegawai negeri sipil adalah menegakkan hukum.

”Tetapi juga saya ingatkan jangan menggigit orang yang tidak salah, jangan menggigit yang tidak ada mens rea, juga jangan menyebarkan ketakutan kepada para pelaksana dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Presiden.

Ia menambahkan bahwa uang negara harus diselamatkan, kepercayaan rakyat harus terus dijaga.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa kerja sama, sinergi dengan lembaga-lembaga pemeriksa eksternal, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus terus dilakukan.

Demikian juga, lanjut Presiden, sinergi antaraparat penegak hukum, Kepolisian, Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga harus terus kita lanjutkan.

Dengan sinergi dan sekaligus check and balances antarlembaga dan dukungan seluruh rakyat Indonesia, Presiden yakin semua bisa bekerja lebih baik menangani semua masalah dan tantangan dengan lebih cepat serta bangkit melangkah maju mengawal agenda-agenda besar penting untuk bangsa menuju ke sebuah Indonesia maju.

”Terakhir, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 saya nyatakan dibuka,” pungkas Presiden. (kab)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB