Ketidakpastian Perang Dagang Picu IHSG Melemah

- Pewarta

Senin, 10 September 2018 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/9/2018), dibuka melemah 16,08 poin dipicu ketidakpastian perang dagang global.

IHSG dibuka melemah 16,08 poin atau 0,28 persen menjadi 5.835,37. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 3,99 poin atau 0,43 persen menjadi 922,69.

“Ketidakpastian perang dagang membayangi pergerakan rupiah yang masih rentan depresiasi sehingga berdampak pada IHSG,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Senin (10/9/2018).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengemukakan bahwa pernyataan Presiden AS Donald Trump kembali membangkitkan kecemasan pasar. Trump akan menyasar Jepang dalam perang dagang selanjutnya.

“Hal itu menambah kekhawatiran pasar yang sebelumnya telah menyebabkan perseteruan dengan Tiongkok, Kanada, Meksiko, dan Eropa,” katanya.

Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya menambahkan sentimen dari dalam negeri yang relatif cukup kondusif terlihat dari cadangan devisa Indonesia diharapkan dapat menahan tekanan IHSG.

“Posisi cadangan devisa masih cukup besar, itu merupakan sentimen positif terhadap pasar,” katanya.

Berdasarkan data Bank Indonesia, posisi cadangan devisa Indonesia sebesar 117,9 miliar dolar AS pada akhir Agustus 2018.

Cadangan devisa itu setara dengan pembiayaan 6,8 bulan impor atau 6,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei turun 0,68 poin (0,00 persen) ke 22.306,38, indeks Hang Seng melemah 307,67 poin (1,14 persen) ke 26.665,80, dan indeks Strait Times melemah 12,54 poin (0,40 persen) ke posisi 3.121,85. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB