Biayai Anggaran Negara, Pemerintah Tawarkan SBR004 Berkupon 8,05 Persen

- Pewarta

Senin, 20 Agustus 2018 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pemerintah resmi menawarkan instrumen Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR004 secara online dengan kupon sebesar 8,05 persen per tahun dengan tenor dua tahun.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Luky Alfirman di Jakarta, Senin (20/8/2018), mengatakan bahwa target penerbitan SBR itu mencapai sebesar Rp1 triliun, yang akan digunakan untuk membiayai anggaran negara.

“Kami berharap, antusiasme investor dan masyarakat dalam berinvestasi dapat meningkatkan optimisme pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik dan keuangan inklusif akan semakin dalam dan luas di masa mendatang,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan melalui SBR seri SBR004 itu pemerintah memberikan kesempatan kepada setiap masyarakat untuk berinvestasi sekaligus berpartisipasi dalam pembangunan nasional khususnya kualitas sumber daya manusia.

“Instrumen investasi ini aman dan dijamin negara, serta bisa dibeli melalui online,” katanya.

Ia menjelaskan, masyarakat yang memiliki minat untuk berinvestasi SBR seri SBR004 dapat menghubungi 11 mitra distribusi seperti perbankan, perusahaan efek, perusahaan efek khusus, dan perusahaan startup financial teknologi (fintek).

“Minimal pembelian Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar,” paparnya.

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi mengharapkan instrumen investasi ini diharapkan dapat menambahkan jumlah investor di dalam negeri, terutama pemula serta membantu pemerintah dalam memenuhi pembiayaan pembangunan negara.

“Semoga bisa meningkatkan minat investasi di dalam negeri. BEI sangat mendukung penerbitan SBR ini,” ucapnya.

Masa penawaran SBR004 berlangsung dari 20 Agustus hingga 13 September 2018. Instrumen ini memiliki kupon sebesar 8,05 persen yang dapat berubah mengikuti pergerakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BEI). Tingkat kupon 8,05 persen juga berlaku sebagai kupon minimal (floor), dan tidak berubah sampai jatuh tempo (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB