Wall Street Reli, Dow Melesat 800 Poin

- Pewarta

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street reli dengan Dow melesat di atas 800 poin pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) . Data ekonomi menunjukkan inflasi yang melambat dan harapan bahwa The Fed tidak akan agresif dalam kenaikan suku bunga.

Dow Jones Industrial Average ditutup naik828,52 poin, atau sekitar 2,6%, lebih tinggi pada 32.861,80. S&P 500 naik hampir 2,5%, menjadi ditutup pada 3.901,06. Nasdaq Composite berakhir naik sekitar 2,9%, menjadi ditutup pada 11.102,45.

Dow mencatatkan kenaikan mingguan keempat berturut-turut untuk. Indeks 30 saham ini naik 5,7% minggu ini dalam kinerja terbaiknya sejak Mei. S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 3,9% dan 2,2% minggu ini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, saham-saham teknologi mengalami guncangan pada minggu ini menyusul turunnya proyeksi dari dari Microsoft, Alphabet dan Meta. Investor beralih ke saham yang akan diuntungkan jika ekonomi AS dapat melewati resesi.

Sentimen positif datang dari data ekonomi yang keluar selama seminggu yang menunjukkan inflasi mungkin mereda, dan meningkatkan optimisme bahwa Federal Reserve dapat mematahkan tren kenaikan suku bunga 75 basis poin setelah pertemuan November.

Amazon anjlok 6,8% setelah perusahaan membukukan pendapatan kuartalan yang lebih lemah dari perkiraan dan mengeluarkan panduan penjualan kuartal keempat yang mengecewakan.

Saham Apple berakhir pada hari Jumat naik 7,5%. Raksasa teknologi itu melaporkan pendapatan iPhone yang lebih lemah dari perkiraan pada hari Kamis, tetapi mengalahkan perkiraan Wall Street untuk pendapatan dan pendapatan kuartalan.

Pasar mendapat dorongan setelah indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi inti pada bulan September meningkat 0,5% dari bulan sebelumnya dan 5,1% dari tahun lalu, masih tinggi tetapi sebagian besar sesuai dengan ekspektasi. Ini adalah ukuran inflasi yang disukai untuk Federal Reserve. Pengeluaran pribadi naik 0,6%, lebih dari yang diharapkan, data menunjukkan.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB