Wall Street Rebound Tipis, Dow Akhiri Penurunan 4 Hari

- Pewarta

Rabu, 21 Desember 2022 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Suasana di bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Suasana di bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham di Wall Street rebound tipis pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan Dow mengakhiri penurunan empat hari berturut-turut. Pasar berhati-hari dengan ketidak pastian ekonomi.

Dow Jones Industrial Average naik 92,20 poin, atau 0,28%, ditutup pada 32.849,74. S&P 500 naik 0,10% menjadi 3.821,62, sedangkan Nasdaq Composite naik 0,01% untuk mengakhiri sesi di 10.547,11.

Bank of Japan memperluas batasannya pada imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10 tahun. Langkah ini bisa menambah tekanan dari bank sentral untuk hawkish, sementara Bank Sentral Eropa dan Federal Reserve menaikkan suku bunga minggu lalu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasar saham diperkirakan pulih di kemudian hari karena trader menilai pergerakan bank sentral dan memproyeksi bahwa sebagian besar akan menghentikan kenaikan suku bunga tahun depan.

“Lebih dari 90% bank sentral telah menaikkan suku bunga tahun ini, membuat (sebagian besar) upaya terkoordinasi global belum pernah terjadi sebelumnya,” kata analis pendapatan tetap di LPL Financial, Lawrence Gillum.

Dow Jones turun 5,03% pada bulan ini. Sementara sepanjang Desember, S&P 500 turun 6,34% dan Nasdaq turun 8,03%.

Sejumlah perusahaan besar akan melaporkan hasil kuartalan minggu ini menjelang liburan Natal. Nike dan FedEx akan melaporkan setelah pembukaan.

Minggu ini menjanjikan banyak wawasan tentang industri perumahan. Data penjualan rumah lama dan rumah baru akan dirilis masing-masing Rabu dan Jumat.

Laporan pengeluaran konsumsi pribadi bulan November, ukuran inflasi yang jadi barometer The Fed, akan dirilis pada Jumat.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB