Wall Street “Rebound” Didorong Laporan Laba dan Data Ekonomi

- Pewarta

Rabu, 31 Oktober 2018 - 04:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street berbalik naik atau “rebound” dari sesi sebelumnya yang sulit pada akhir perdagangan Rabu pagi (31/10/2018), karena investor mempertimbangkan sejumlah laporan laba perusahaan dan data ekonomi terbaru.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 431,72 poin atau 1,77 persen, menjadi ditutup di 24.874,64 poin. Indeks S&P 500 naik 41,38 poin atau 1,57 persen, menjadi berakhir di 2.682,63 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat 111,36 poin atau 1,58 persen, menjadi 7.161,65 poin.

Saham Intel dan Boeing masing-masing melonjak 5,20 persen dan 4,27 persen, memimpin kenaikan di Dow. Saham Caterpillar dan Nike juga naik lebih dari 3,00 persen, pada penutupan, juga berada di antara saham-saham dengan kinerja terbaik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor jasa-jasa komunikasi dan energi memimpin kenaikan, masing-masing menguat 2,49 persen dan 2,30 persen.

Saham produsen chip AS Nvidia melonjak 9,36 persen, berkontribusi terhadap peningkatan Nasdaq.

Saham Coca-Cola diperdagangkan sekitar 2,5 persen lebih tinggi setelah perusahaan melaporkan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan pada Selasa (30/10).

Saham Under Armour Inc, melonjak lebih dari 27 persen setelah produsen pakaian atletik AS itu melaporkan laba dan penjualan kuartal ketiganya melampaui perkiraan para analis.

Namun, saham General Electric anjlok 8,78 persen setelah perusahaan memangkas dividen kuartalannya pada Selasa (30/10) menjadi satu sen per saham mulai pada 2019. Pemangkasan dividen datang karena GE melaporkan laba dan pendapatan terbarunya yang tidak mencapai perkiraan.

Di sisi ekonomi, Indeks Keyakinan Konsumen The Conference Board meningkat pada Oktober, menyusul peningkatan moderat pada September. Indeks berada di 137,9 pada Oktober, naik dari 135,3 pada September, mengalahkan konsensus pasar.

Indeks Harga Rumah Nasional NSA AS dari S&P CoreLogic Case-Shiller, atau indeks gabungan harga rumah keluarga tunggal untuk sembilan divisi Sensus AS yang dihitung setiap bulan, dilaporkan mencatat kenaikan tahunan 5,8 persen pada Agustus, turun dari 6,0 persen pada bulan sebelumnya, menurut laporan yang dirilis oleh Indeks Dow Jones S&P pada Selasa (30/10/2018). (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru