Wall Street Menguat, Respons Data Pekerjaan AS

- Pewarta

Jumat, 31 Maret 2023 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham di Bursa AS Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), menyusul data pekerjaan AS yang menunjukkan kenaikan jumlah klaim pengangguran mingguan dan meredanya kekhawatiran akan sektor perbankan AS.

Dow Jones Industrial Average naik lebih dari 141 poin atau 0,43% selama perdagangan reguler Kamis. S&P 500 naik 0,57%, dan Nasdaq yang padat teknologi menguat 0,73%.

Tiga rata-rata utama juga bergerak untuk minggu yang positif. Dow naik 1,93%, dan S&P 500 naik 2%. Kedua indeks berada di jalur untuk kinerja mingguan terbaik mereka sejak Januari. Nasdaq naik 1,6% untuk minggu ini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan hari Kamis terjadi setelah jumlah klaim pengangguran mingguan mencapai 198.000, naik 7.000 dari minggu sebelumnya. Mendinginnya pasar tenaga kerja menambah optimisme Wall Street bahwa Fed akan segera mengakhiri siklus kenaikan suku bunga.

Saham-saham semikonduktor menguat, dengan AMD dan Nvidia naik lebih dari 1%.

Investor kini menunggu data indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) bulan Februari akan dirilis pada hari Jumat waktu AS. PCE adalah metrik favorit the Fed dalam mengukur inflasi.

Ekonom memperkirakan PCE inti naik 0,4% secara bulanan, dan bertambah 4,7% dari 12 bulan sebelumnya, menurut Dow Jones.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB