Wall Street Menguat, Pasar Fokus pada Simposium Jackson Hole

- Pewarta

Jumat, 26 Agustus 2022 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Susana bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Susana bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), ditopang sektor teknologi. Pasar pada konferensi tahunan Federal Reserve di Jackson Hole untuk petunjuk tentang prospek kebijakan suku bunga bank sentral AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 322,55 poin atau 0,98% menjadi 33.291,78 poin. Indeks S&P 500 bertambah 58,35 poin atau 1,41% menjadi 4.199,12 poin. Nasdaq Composite melonjak 207,74 poin atau 1,67% menjadi 12.639,27 poin.

Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor material dan jasa komunikasi masing-masing 2,26% dan 2,06%, memimpin kenaikan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perhatian pasar pada simposium Jackson Hole dimana Ketua Fed Jerome Powell akan berpidato Jumat waktu AS. Para pedagang akan mencari petunjuk tentang seberapa agresif Fed dapat bergerak untuk menaikkan suku bunga karena memerangi inflasi yang tinggi.

“Kami pikir prospek masih terlalu tidak pasti bagi The Fed untuk mengambil kebijakan, karena tren yang menggembirakan baru-baru ini dalam data mungkin tidak dapat dipertahankan dalam jangka menengah,” Mark Haefele, kepala investasi di UBS Global Wealth Management.

The Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin masing-masing pada pertemuan Juni dan Juli dalam upaya untuk menahan inflasi yang bertengger di level tertinggi dalam empat dekade.

Para pedagang melihat kemungkinan yang sedikit lebih besar dari kenaikan suku bunga 75 basis poin ketiga dari Fed pada pertemuan kebijakan bulan depan, dibandingkan dengan kenaikan 50 basis poin.

“Kami berada dalam periode waktu antara akhir musim laporan laba kuartal kedua dan data tambahan yang berarti dari Federal Reserve. Pasar sedikit bergolak dengan tingkat volatilitas yang cukup rendah,” kata Bill Northey, direktur investasi senior di U.S. Bank Wealth Management di Minneapolis.

Di sisi ekonomi, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, turun 2.000 menjadi 243.000 dalam pekan yang berakhir 20 Agustus, Departemen Tenaga Kerja melaporkan, semalam . Para ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal memperkirakan klaim baru mencapai total 255.000.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru