Wall Street Kembali Menguat, Investor Cermati Data Ekonomi

- Pewarta

Kamis, 31 Agustus 2023 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilistrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilistrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup kembali menguat pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Investor mencermati data ekonomi terbaru.

Indeks Dow Jones Industrial Average menambah 37,57 poin atau 0,11%, untuk mengakhiri sesi pada angka 34.890,24. S&P 500 naik 0,38% dan ditutup pada 4.514,87. Indeks Nasdaq Composite yang didominasi teknologi juga menguat 0,54% menjadi 14.019,31.

Saham perusahaan pembuat cip Nvidia naik hampir 1% pada, Nvidia. Saham Apple juga naik hampir 2%, sehari setelah perusahaan mengirimkan undangan untuk peluncuran iPhone 15.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pergerakan pasar pada hari Rabu terjadi saat para investor mengkaji data upah yang mengecewakan. ADP melaporkan bahwa sektor swasta menambahkan 177.000 pekerjaan pada bulan Agustus. Angka ini jauh di bawah revisi angka Juli sebanyak 371.000. Data ini juga meleset dari perkiraan Dow Jones sebesar 200.000.

Sementara itu, pertumbuhan produk domestik bruto tahunan direvisi ke bawah pada hari Rabu menjadi 2,1% dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,4%.

Para investor tampaknya menganggap data ekonomi yang lebih lemah dari yang diharapkan sebagai berita baik untuk saham.

Pada Selasa, indeks saham utama AS melonjak setelah dirilisnya angka keyakinan konsumen yang mengecewakan dan penurunan yang lebih besar dari perkiraan dalam jumlah lowongan pekerjaan AS untuk bulan Juli. Hal ini memicu harapan di kalangan trader bahwa Federal Reserve bisa menahan kenaikan suku bunga.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB