Wall Street Ditutup Menguat Tipis, Jelang Pertemuan Fed

- Pewarta

Selasa, 19 September 2023 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup menguat tipis pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), Investor berhati-hati jelang pertemuan Bank Sentral AS (Federal Reserve/Fed).

Dow Jones naik 6,06 poin, atau 0,02% menjadi 34.624,30. S&P 500 naik tipis 0,07% menjadi 4,453.53, Nasdaq Composite bertambah 0,01% menjadi 13.710,24, dan

Pertemuan kebijakan 2 hari the Fed dimulai pada Selasa (19/9/2023). Para investor memproyeksi peluang bank sentral tidak menaikkan suku bunganya pada Rabu (20/9/2023) sebesar 99%, menurut alat FedWatch CME Group, yang mengukur harga di pasar berjangka Fed Fund.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini sejalan dengan pandangan ekonom Goldman Sachs yang pada akhir pekan lalu mengatakan bahwa kenaikan suku bunga the Fed pada November tidak akan terjadi.

Saham Apple naik 1,7%. Goldman Sachs dan Morgan Stanley memberikan pandangan optimistis soal permintaan iPhone terbaru.

Sementara Ford turun lebih 2% seiring berlanjutnya pemogokan United Auto Workers. Hal sama terjadi pada saham produsen mobil lainnya, yakni Stellantis dan General Motors masing-masing turun lebih 1% karena berhadapan dengan serikat pekerja.

S&P 500 dan Nasdaq keduanya mengakhiri minggu perdagangan sebelumnya dengan penurunan. Sedangkan Dow Jones mengakhiri minggu lalu dengan kenaikan 0,1%.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB