Wall Street Bervariasi Jelang Data Inflasi

- Pewarta

Selasa, 9 Mei 2023 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilistrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilistrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

 MEDIA EMITEN -Tiga indeks utama saham di Bursa Wall Street, AS, ditutup bervariasi cenderung datar pada akhir perdagangn Senin (Selasa pagi WIB). Investor menunggu data inflasi atau laporan indeks harga konsumen bulan April.

Dow Jones Industrial Average turun sebesar 55,69 poin atau 0,17%, menjadi pada level 33.618,69, S&P 500 naik tipis sebesar 0,05%, menjadi 4.138,12. Sedangkan Nasdaq Composite menambahkan 0,18%, ditutup pada level 12.256,92.

Para trader menantikan data kunci yang akan membentuk arah kebijakan Federal Reserve, yaitu laporan CPI bulan April yang  dijadwalkan akan keluar pada hari Rabu, diikuti oleh indeks harga produsen pada hari Kamis.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, saham-saham bank tertentu naik dengan Pac West menguat 3,6%, saham Western Alliance naik 0,6%, dan Well Fargo serta JP  Morgan Chase juga naik.

Para investor sedang memperdebatkan apakah krisis perbankan telah berakhir, menurut analis pasar senior Oanda, Edward Moya.

Saham Disney naik lebih dari 2%. Perusahaan ini akan melaporkan hasil kuartalannya pada hari Rabu.

Saham Berkshire Hathaway Class A naik 1%. Pada Sabtu, konglomerat Warren Buffett melaporkan hasil kuartal pertamanya yang mencatatkan laba operasional meningkat 12% pada kuartal pertama, sementara cadangan kasnya mencapai lebih dari US$ 130 miliar.

Buffet membahas topik-topik termasuk krisis perbankan terbaru yang mengguncang Wall Street, pada pertemuan tahunan Berkshire Hathaway di Omaha, Nebraska.

 

 

 

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB