Wall Street Bervariasi di Tengah Data Ekonomi dan Reli Perbankan

- Pewarta

Kamis, 20 September 2018 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street berakhir bervariasi pada Rabu (Kamis 20/9/2018 pagi WIB), dengan S&P 500 dan Dow Jones naik sementara Nasdaq turun, karena para investor mencerna beberapa data ekonomi di tengah reli saham sektor perbankan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 158,80 poin atau 0,61 persen, menjadi ditutup di 26.405,76 poin. Indeks S&P 500 bertambah 3,64 poin atau 0,13 persen, menjadi berakhir di 2.907,95 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 6,07 poin atau 0,08 persen, menjadi ditutup pada 7.950,04 poin.

Keuntungan Dow dipimpin oleh Goldman Sachs Group dan JPMorgan Chase. Saham kedua perusahaan tersebut masing-masing naik 2,92 persen dan 2,90 persen pada penutupan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham-saham bank mendapat dukungan karena imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10-tahun mencapai rekor tertinggi 3,09 persen selama perdagangan Rabu (19/9/2018), level tertinggi sejak Mei. Sektor keuangan berakhir 1,76 persen lebih tinggi.

“Kenaikan tajam dalam imbal hasil obligasi 10-tahun yang Anda lihat dalam beberapa hari terakhir dan pelebaran kurva imbal hasil, itu benar-benar telah menopang sektor keuangan ini,” kata Bucky Hellwig, wakil presiden senior BB&T Wealth Management di Birmingham, Alabama, seperti dikutip Reuters.

“Tingkat (imbal hasil) tinggi memiliki efek sebaliknya pada saham-saham yang sensitif suku bunga seperti utilitas,” jelasnya.

Caterpillar dan Boeing, perusahaan-perusahaan dengan eksposur pendapatan luar negeri yang tinggi, juga di antara para pemenang. Namun, beberapa saham teknologi berat utama menurun, sehingga membebani Nasdaq.

Pada data ekonomi, izin mendirikan bangunan AS pada Agustus berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1.229.000, atau 5,7 persen di bawah tingkat direvisi Juli 1,303,000, Departemen Perdagangan melaporkan pada Rabu (19/9/2018).

Sementara itu “housing starts” atau rumah baru dibangun, yang dimiliki secara pribadi pada Agustus tercatat mencapai 1.282.000 unit, mengalahkan perkiraan pasar. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB