Wall Street Anjlok Terseret Kejatuhan Saham UPS dan First Republic Bank

- Pewarta

Rabu, 26 April 2023 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham di Wall Street, AS/DOk

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham di Wall Street, AS/DOk

 MEDIA EMITEN –  Tiga indeks utama saham di Wall Street anjlok pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), terseret kejatuhan saham perusahaan logikstik United arcel Service (UPS) dan First Republic Bank.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 344,57 poin atau 1,02% menjadi 33.530,83. Indeks S&P 500 merosot 65,4 poin atau sekitar 2,58% menjadi 4.071,63, Nasdaq Composite anjlok 238 poin atau sekitar 1,98% menjadi 11.799,16.

Saham UPS terjun 10%, penurunan harian tertajam sejak Juli 2006, setelah melaporkan penurunan pendapatan dan perolehan laba operasional masing-masing sebesar 6% dan 22% pada kuartal pertama tahun ini akibat melambatnya pertumbuhan ekonomi AS.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks Dow Jones Transport Average terjun 3,6%, penurunan harian tertajam sejak September.

Selain anjloknya saham UPS, sentimen pasar juga terpengaruh tergelincirnya saham First Republic Bank sebesar 49% usai para nasabah bank tersebut menarik sekitar US$100 miliar dalam periode tiga bulan pertama tahun ini sebagai dampak berlangsungnya krisis perbankan. Indeks KBW Regional Banking terjun 3,9%.

Data terbaru menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen AS turun ke level terendah dalam sembilan bulan terakhir pada April dipicu mencuatnya kekhawatiran resesi.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring merosotnya imbal hasil obligasi AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2023 naik 0,3% menjadi US$2.004,50 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi menguatnya nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS naik 0,51% menjadi 101,86.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa (25/4/2023), dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,4 persen, dipicu merosotnya saham sektor perbankan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 21,07 poin, atau sekitar 0,27% menjadi 7.891,13. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 8,18 poin menjadi 15.872,13.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,2% terhadap dolar AS menjadi US$1,2463 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,1% menjadi 1,1296 euro per pound.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru