Wah, Mayoritas Pemegang Saham Tolak Laporan Keuangan Tiga Pilar Sejahtera

- Pewarta

Jumat, 27 Juli 2018 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Salah satu agenda rapat adalah persetujuan laporan tahunan perseroan termasuk di dalamnya laporan kegiatan perseroan, laporan pengawasan dewan komisaris, serta pengesahan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2017.

BACA JUGA : Investor Mencium Bau Transfer Pricing dalam Transaksi Afiliasi AISA

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemegang saham TPS Food Haryanto Bhakti mengatakan, sebanyak 61% pemegang saham yang hadir menolak laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2017. Alasannya, pemegang saham tidak mempercayai pengelolaan keuangan perseroan.

http://mediaemiten.com/2018/07/27/bos-tiga-pilar-walk-out-saat-rups-ada-apa/

“Kami investor ritel menyatakan oposisi dengan menolak persetujuan laporan keuangan AISA di RUPS. Penolakan seperti ini baru pertama kali terjadi di industri pasar modal,” kata Haryanto di sela-sela RUPS yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (27/7/2018).

Rapat ini berlangsung alot. Hingga pukul 17.30 WIB saja rapat masih berlangsung dan baru memasuki agenda kedua. Padahal ada empat agenda yang dibahas dalam RUPS. Rapat sendiri sudah mulai pada pukul 14.00 WIB.

Menurut Haryanto, penolakan pemegang saham atas laporan keuangan 2017 dikarenakan kecurigaan atas kerugian yang dialami perseroan sepanjang tahun 2017. Mengutip laporan keuangan, perseroan mencatatkan rugi bersih Rp 551,9 miliar dibandingkan realisasi laba bersih Rp 593,47 miliar pada 2016.

“Jadi enggak disetujuin semua laporan keuangannya, malah kalau ganti direksi di audit lagi,” kata dia.

Ini Agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tiga Pilar:

1. Dispensasi atas penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.

2. Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan termasuk di dalamnya Laporan Kegiatan Perseroan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris, serta Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2017.

3. Penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2018.

4. Persetujuan perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan. (oke)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru