Terhimpit Atas-Bawah, Ekonom Sebut Perbankan Bak Hamburger

- Pewarta

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarata – Perkembangan bisnis digital ternyata memunculkan bisnis-bisnis baru termasuk di bidang ekonomi. Perbankan sebagai industri yang sudah eksis sejak lama harus turut menyesuaikan dengan perkembangan saat ini.

Ekonom Senior Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) Aviliani mengungkapkan industri perbankan saat ini sedang berada dalam dua himpitan.

“Bank kalau diibaratkan hamburger sekarang dia ditengah, dijepit oleh Fintech di bawah dan dijepit pasar modal diatas,” ujarnya saat ditemui saat diskusi di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin malam (20 Mei 2019).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab kata dia, saat ini permodalan untuk korporasi sudah banyak yang memanfaatkan surat utang melalui pasar modal. Sementara untuk pasar UMKM banyak pula yang beralih ke Fintech.

“Bank hanya sebagai tempat uang saja, PR nya gimana harus mulai berpikir bagaimana bekerja sama dengan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKNB),” ungkapnya.

Sebab kata dia, bank tak bisa lagi mengandalkan pendapatan dari kredit sehingga harus membangun ekosistem salah satunya dengan membangun kolaborasi khususnya, dengan industri-industri baru.

“Mau gak mau pendapatan gak bisa lagi dari kredit yang harus kejar, dia harus punya ekosistem. Karena dari 114 bank yang punya ekosistem baru 30 bank yang lain belum punya,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru