MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi 55,25 poin atau 0,79% ke level 6.939,15. Sentimen global terkait kekhawatiran resesi dunia masih menghantui pasar sehingga tekanan jual mendominasi.
Inflasi tinggi dan sinyal Bank Sentral AS (The Fed) tetap hawkish membuat pelaku pasar berhati-hati. Pasalnya Era kenaikan suku bunga acuan bank sentral di banyak negara masih berlanjut.
Di sisi lain, kondisi konflik Rusia-Ukraina juga menjadi perhatian pasar setelah beberapa ledakan menghantam pusat ibukota Ukraina, Kyiv.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 26,5 miliar di seluruh pasar. Namun di pasar reguler terjadi net sell sebesar Rp 45,74 miliar.
Berdasarkan data RTI, net foreign buy terbanyak yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 154,49 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 108,11 miliar, PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 100,97 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 39,94 miliar, dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 30,40 miliar.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam 2,15%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor infrastruktur masing-masing turun 0,85% dan 0,82%. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor barang konsumen non primer sebesar 0,16%.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.234.588 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,49 miliar lembar saham senilai Rp11,82 triliun. Sebanyak 190 saham naik, 340 saham menurun, dan 164 tidak bergerak nilainya.
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 714,86 atau 2,64% ke 26.401,25, indeks Hang Seng turun 384,3 atau 2,23% ke 16.832,36, Indeks Shanghai menguat 5,64 poin atau 0,19% ke 2.979,79, dan Indeks Straits Times meningkat 0,33 poin atau 0,01% ke 3.107,8.







