MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat 24 Februari 2023 ditutup menguat 17,13 poin atau 0,25% ke posisi 6.856,5. Saham sektor teknologi memimpin kenaikan.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat di mana sektor teknologi paling tinggi yaitu 1,09%, diikuti sektor kesehatan dan sektor energi naik masing-masing 0,75% dan 0,73%.
Sedangkan empat sektor terkoreksi dimana sektor properti turun paling dalam minus 0,48%, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor keuangan yang masing-masing minus 0,46% dan 0,28%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,50 poin atau 0,27% ke posisi 946,9.
Dari domestik, pasar akan bersiap menantikan agenda rilis inflasi domestik Februari 2023 pada pekan depan yang diperkirakan kembali mengalami perlambatan.
Dari eksternal, pasar dinilai tengah mencerna FOMC Meeting yang mana hampir seluruh anggota komite setuju untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin sebagai langkah untuk mengejar target inflasi yang sebesar 2%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SINI, BSBK, ESSA, IRSX dan CHIP. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MEDS, HOMI, CMRY, TAYS, dan KRYA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 997.205 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,99 miliar lembar saham senilai Rp 8,94 triliun. Sebanyak 250 saham naik, 249 saham menurun, dan 244 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 320,00 poin atau 1,18% ke 27.424,3, indeks Hang Seng melemah 341,31 poin atau 1,68% ke 20.010,0, indeks Shanghai melemah 20,32 poin atau 0,62% ke 3.267,1, dan indeks Strait Times menguat 17,26 poin atau 0,53% ke 3.282,1.







