Sektor Teknologi Tekan IHSG Turun 0,46%

- Pewarta

Selasa, 22 November 2022 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi" Monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 32,66 poin atau 0,46% menjadi 7.030,59 pada akhir perdagangan Selasa 22 November 2022.

Saham-saham sektor teknologi mengalami tekanan jual sehingga menekan IHSG, seperti GOTO yang turun 6,67% hingga terkena auto reject bawah (ARB) di level Rp 196.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam 2,07%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor kesehatan masing-masing turun 0,87% dan 0,48%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor energi dan sektor properti & real estat masing-masing naik1,53% dan 0,16%.

Di sisi lain, investor asing justru melakukan pembelian dengan mencatatkan beli bersih (net foreign buy) saham senilai Rp 433,15 miliar di seluruh pasar, sedangkan di pasar reguler beli bersih tercatat Rp 532,38 miliar.

Net foreign buy terbanyak, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 226,20 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 128,41 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 125,80 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 105,90 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 89,66 miliar.

Sedangkan lima saham ini tercatat yang paling banyak dilepas asing, yaitu saham PT Adaro Menerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 164,36 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 63,22 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 53,88 miliar, PT Astra Interantional Tbk (ASII) Rp 37,77 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 28,52 miliar.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu WAPO, WEHA, BIPI, SLIS, PNLF. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BSBK, GOTO, ARTO, UFOE, dan BNBR.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.189.832 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,12 miliar lembar saham senilai Rp11,02 triliun. Sebanyak 242 saham naik, 260 saham menurun, dan 201 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia ditutup bervariasi, antara lain Indeks Nikkei menguat 170,95 atau 0,61% ke 28.115,74 Indeks Hang Seng turun 231,5 atau 1,31% ke 17.424,41, Indeks Shanghai meningkat 3,9 poin atau 0,13% ke 3.088,94, dan Indeks Straits Times naik 8,94 poin atau 0,28% ke 3.259,56.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru