SEC: Investor Kripto Butuh Perlindungan

- Pewarta

Selasa, 17 Mei 2022 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Mata uang kripto/Dok

Foto ilustrasi: Mata uang kripto/Dok

MEDIA EMITEN – Ketua Komite Sekuritas dan Bursa AS (SEC) Gary Gensler menilai, aset-aset mata uang kripto sangat spekulatif sehingga investor membutuhkan lebih banyak perlindungan jika tidak ingin kehilangan kepercayaan di pasar.

“Investor publik dapat membuat pilihan tentang risiko yang Anda ambil, tetapi seharusnya ada pengungkapan penuh dan adil, dan orang-orang tidak seharusnya berbohong kepada Anda,” katanya Gensler dalam konferensi tahunan Financial Industry Regulatory Authority’s di Washington, AS, Senin 16 Mei 2022.

Pernyataannya muncul setelah keruntuhan spektakuler TerraUSD minggu lalu, yang disebut stablecoin yang kehilangan patok 1 banding 1 dolar AS.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehancuran token itu mengirim mata uang kripto jatuh, penurunan yang dilanjutkan pada Senin (16/5), karena bitcoin menghapus keuntungan yang telah diperolehnya selama akhir pekan untuk diperdagangkan di bawah US$ 30.000, jauh di bawah rekor 10 November di level US$ 69.000.

Sementara pasar kripto dianggap terdesentralisasi, kenyataannya adalah bahwa sebagian besar aktivitas terjadi pada beberapa platform perdagangan, yang, bersama dengan penerbit token, perlu bekerja dengan SEC untuk meningkatkan aturan dan pengungkapan industri, kata Gensler.

Dia menunjuk pada prinsip-prinsip pasar dasar seperti, “anti penipuan, anti-manipulasi, memastikan tidak ada yang mendahului, memastikan buku pesanan benar-benar nyata dan tidak dibuat-buat.”

SEC akan terus menjadi “polisi yang siap sedia,” saat bekerja dengan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) untuk memastikan semua mata uang kripto tercakup, kata Gensler.

“Ada banyak yang harus dilakukan di sini, dan sementara itu publik investor tidak terlindungi dengan baik,” katanya.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru