Sat Nusapersada (PTSN) Prediksi Laba Turun 25 Persen Imbas Covid-19

- Pewarta

Senin, 15 Juni 2020 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha perakitan alat-alat elektronik, developer, kontraktor, perdagangan, pertanian, pertambangan, perkebunan, perikanan, perhutanan dan angkutan darat PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) mengatakan kondisi kelangsungan usaha perseroan saat ini terganggu oleh covid-19.

Abidin fan Direktur Utama PTSN dalam keterbukaan informasi BEI Jumat (12/6/2020) menyatakan, pandemi covid19 tidak berdampak pada oprasional perseroan yang kegiatan utamanya adalah industri perakitan elektronik.

Jumlah karyawan perseroan pada tanggal 31 Desember 2019 sebanyak 5510 orang sedangkan per 11 Juni 2020 sebanyak 5117 orang, perseroan menyatakan jumlah karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 647 orang karena habisnya kontrak kerja yang habis pada periode Januari hingga Juni 2020.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pandemi covid-19 juga berdampak pada prediksi penurunan pendapatan dan laba bersih perseroan per 31 maraet 2020 hingga 25 persen dari pendapatan dan laba bersih persereoan pada periode yang sama tahun 2019.

Strategi bisnis yang dilakukan olah perseroan saat ini adalah dengan menunda Capex dan tidak melakukan corporate action, perseroan juga tidak melakukan ekspansi mengingat perseroan sedang menghemat biaya serta juga terus mencari potensi bisnis baru, tutur Abidin. (mit)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru