Saham Unggulan Koreksi, IHSG Melemah 0,38%

- Pewarta

Senin, 30 Januari 2023 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 26,50 poin atau 0,38% ke level 6.872,4 pada penutupan perdagangan Senin 30 Januari 2023.

Pelemahan IHSG didorong oleh koreksi harga saham unggulan yang tercermin dari merosotnya indeks kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,30 poin atau 0,45% ke posisi 945,43.

Sementara itu, investor asing kembali mencatatkan transaksi beli dengan net foreign sell sebesar Rp 277,76 miliar di semua pasar dan Rp 91,07 miliar di pasar reguler.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku pasar mencermati rilis data inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis laporan inflasi dalam negeri Januari 2023 pada Rabu 1 Februari 2023.
Konsensus memperkirakan Inflasi Januari akan melambat ke level 5,4% year on year (yoy), dibandingkan sebelumnya 5,5% yoy pada Desember 2022.

Bank sentral Amerika Serikat (AS) dalam pertemuan The Federal Open Market Committee (FOMC) diperkirakan akan menaikkan Fed Fund Rate sebesar 25 basis poin pada Kamis 2 Februari dini hari.

Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat dimana sektor properti paling tinggi yaitu 2,18%, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor barang konsumen primer naik masing-masing 0,25% dan 0,04%.

Sedangkan delapan sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 1,38%, diikuti sektor transportasi dan logistik dan sektor infrastuktur masing-masing minus 0,99% dan minus 0,87%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KBLM, AMIN, TAYS, NICS, dan WIRG. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni TMPO, GIAA, CBRE, BSBK, dan RAJA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.115.466 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,93 miliar lembar saham senilai Rp9,79 triliun. Sebanyak 202 saham naik, 315 saham menurun, dan 205 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei naik 50,80 poin atau 0,19% ke 27.433,7, indeks Hang Seng turun 619,17 poin atau 2,73% ke 22.069,7, indeks Shanghai naik 4,51 poin atau 0,14% ke 3.269,3, dan indeks Strait Times turun 17,67 poin atau 0,52% ke 3.376,5.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru