Saham Unggulan Berhasil Dorong IHSG Naik 0,64%

- Pewarta

Kamis, 3 Agustus 2023 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Investor mencermati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Investor mencermati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 43,57 poin atau 0,64% ke level 6.898,08 pada akhir perdagangan Kamis 3 Agustus 2023.

Saham unggulan menjadi pendorong kenaikan IHSG. Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 6,88 poin atau 0,72% ke posisi 967,03.

Sentimen yang menjadi perhatian pasar antara lain penilaian lembaga pemeringkat Fitch yang menurunkan rating kredit Amerika Serikat (AS). Hal ini yang memicu tekanan pada aset berisiko, sehingga Wall Street terkena aksi jual, semalam.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, mayoritas saham di kawasan Asia juga memerah. Indeks Nikkei melemah 548,39 poin atau 1,68% ke 32.159,30, indeks Hang Seng melemah 96,51 poin atau 0,49% ke 19.420,86, indeks Shanghai menguat 18,77 poin atau 0,58% ke 3.2280,46, dan indeks Strait Times melemah 20,96 poin atau 0,63% ke 3.304,06.

Investor juga menantikan arah kebijakan moneter Bank of England yang diperkirakan menaikkan suku bunga acuan ke level tertinggi 15 tahun sebesar 5,25% dari 5%.

Di sisi lain, pasar juga merespon kebijakan otoritas China yang akan memperpanjang pemberian insentif pajak untuk perusahaan modal ventura dan angel investor di bidang teknologi hingga akhir tahun 2027, untuk mendorong inovasi yang tentunya akan mendukung perekonomian China ke depan.

Musim laporan keuangan menjadi katalis IHSG. Dibuka melemah, IHSG berhasil melompat ke zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat yaitu dipimpin sektor barang baku sebesar 1,6%, diikuti sektor teknologi dan sektor keuangan yang masing- masing naik 1,03% dan 0,97%.

Sedangkan, dua sektor terkoreksi yaitu sektor infrastruktur turun paling dalam minus 0,08%, diikuti sektor transportasi & logistik yang masing- masing yang turun 0,05%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SGER, GTBO, WIDI, TAYS dan RMKO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni JATI, BEEF, NAYZ, HOMI dan IDEA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.076.826 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,43 miliar lembar saham senilai Rp8,92 triliun. Sebanyak 291 saham naik, 214 saham menurun, dan 237 tidak bergerak nilainya.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru