MEDIA EMITEN – Saham grup Bakrie unjuk gigi dalam perdagangan dua hari ini, yang dipimpin oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Investor mulai tertarik dengan saham kelompok Bakrie menyusul aksi korporasi untuk restrukturisasi utang.
Pada perdagangan Kamis 11 Agustus 2022, saham BUMI melesat 7,52% ke level Rp 143. Selama sepekan ini, BUMI telah naik 41,58% dan dalam tiga bulan ke belakang harganya telah melesat 134,43%.
Harga saham BUMI terus melesat menyusul kabar bahwa BUMI akan melaksanakan private placement dengan jumlah sebanyak 5,1 miliar saham Seri C, dengan nilai nominal Rp 50 per saham. Pelaksanaan private placement akan dilakukan pada 19 Agustus 2022, dengan pemberitahuan hasil pelaksanaan private placement pada 23 Agustus 2022.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut manajemen BUMI dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 11 Agustus 2022, seluruh saham baru tersebut yang akan diterbitkan dalam private placement akan diambil bagian oleh pemegang OWK terkait dalam rangka pelaksanaan hak konversi OWK.
Private placement BUMI akan dilaksanakan dengan harga pelaksanaan Rp 80 per saham, yang merupakan harga konversi OWK, yang berlaku terhadap pelaksanaan hak konversi OWK tersebut.
Selain BUMI, harga saham emiten kelompok Bakrie lainnya yang harganya melambung adalah PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Pada perdagangan Kamis, DEWA naik 7,46% ke level Rp 72. Dalam sepekan ini , harga DEWA melesat 20%, dan selama enam bulan naik 44% dari level gocapan.
Tak ketinggalan PT Bakrie Sumatra Plantation Tbk (UNSP) yang hari ini naik4,51% ke level Rp 139. Dalam sepekan ini, saham tersebut tercatat naik 10,32%.
Sedangkan saham entitas induk yakni PT Bakrie & Brotthers Tbk (BNBR) hari ini naik 8% ke level Rp 54. Saham ini bangun dari tidur panjangnya di level Rp 50.







