MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 79,12 poin atau 1,2% ke posisi 6.691,6 pada Selasa 21 Maret 2023. Saham-saham bank berkapitalisasi besar bangkit telah mendorong IHSG naik signifikan.
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 14,42 poin atau 1,58% ke posisi 929,9.
Pelaku pasar kini menantikan hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed pada Kamis dini hari nanti waktu Indonesia, yang mana diperkirakan bank sentral AS bisa menahan laju kenaikan suku bunganya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabar terkait bank terbesar Swiss UBS telah sepakat untuk membeli Credit Suisse senilai US$ 3,2 miliar memberikan optimisme pasar terhadap sektor keuangan. Pemegang saham Credit Suisse nantinya menerima 1 saham UBS untuk setiap 22,48 saham Credit Suisse yang mereka miliki.
Dibuka menguat, IHSG terus bergerak ke teritori positif sampai penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat dipimpin oleh sektor infrastruktur yang naik 1,48%, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor teknologi yang masing-masing naik 1,41% dan 1,19%. Sedangkan, satu sektor melemah yaitu sektor kesehatan yang turun 0,08%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu COAL, WMPP, FWCT, CUAN, dan NICL. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni CITY, ZATA, MKTR, BPTR, dan CHEM.
Baca Juga:
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.216.111 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,22 miliar lembar saham senilai Rp8,00 triliun. Sebanyak 332 saham naik, 202 saham menurun, dan 175 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Hang Seng naik 258,04 poin atau 1,36% ke 19.258,7, indeks Shanghai menguat 20,74 poin atau 0,64% ke 3.255,6, dan indeks Strait Times naik 30,81 poin atau 0,98% ke 3.170,5.







