Rupiah Menguat Jadi Rp15.189 Terimbas Mata Uang Kawasan

- Pewarta

Kamis, 25 Oktober 2018 - 01:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore (24/10/2018), ini menguat sebesar 16 poin menjadi Rp15.189 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.205 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu (24/10/2018), mengatakan bahwa pelemahan bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) membuat permintaan dolar AS menurun.

BACA JUGA : Rupiah Pagi Menguat Menjadi Rp15.195

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meskipun dolar AS masih merupakan mata uang safe haven, namun pelemahan pasar saham AS mengurangi ketertarikan pelaku pasar untuk masuk ke aset denominasi dolar AS,” katanya.

Ia menambahkan, ketidakpastian ekonomi global turut mempengaruhi minat pelaku pasar terhadap dolar AS. Saat ini, pelaku pasar memandang mata uang yen Jepang lebih menarik dibandingkan dolar AS.

“Di tengah situasi ini, mata uang di sekitar kawasan, termasuk rupiah terkena imbas positifnya,” katanya.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan kenaikan suku bunga dan perang dagang mulai berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi AS sehingga mendorong investor memilih mata uang selain dolar AS, seperti yen Jepang.

“Rupiah mendapatkan momentum positif eksternal sehingga menguat terhadap dolar AS,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (24/10), tercatat mata uang rupiah menguat menjadi Rp15.193 dibanding sebelumnya (23/10) di posisi Rp15.208 per dolar AS. (zub)

Berita Terkait

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 07:48 WIB

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Berita Terbaru