Rupiah Masih Tertekan Kekhawatiran Perang Dagang AS-Tiongkok

- Pewarta

Jumat, 21 September 2018 - 01:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore (20/9/2018) bergerak melemah sebesar 11 poin menjadi Rp14.852 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.841 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Kamis (20/9/2018), mengatakan rupiah masih cenderung tertekan kekhawatiran perang dagang antara Amerika Serikat-Tiongkok.

“Naiknya imbal hasil obligasi AS juga membuat investasi di aset dolar AS turut semakin menarik,” katanya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, lanjut dia, isu perang dagang Amerika Serikat-Tiongkok membuat investor sedikit khawatir tentang prospek ekonomi Negeri Paman Sam, sehingga penguatannya relatif terbatas.

“Perang dagang juga mendorong kenaikan harga emas sebagai aset safe haven yang dapat menggantikan dolar AS,” katanya.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengharapkan rencana pembicaraan AS-Tiongkok pada akhir bulan ini menimbulkan optimisme pasar bahwa akan ada kesepakatan mengenai perang dagang.

“Permintaan mata uang dolar AS cenderung surut seiring pasar rileks karena perang perdagangan AS-Tiongkok diharapkan tidak akan sesulit yang ditakutkan,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis ini, tercatat mata uang rupiah menguat menjadi Rp14.839 dibanding sebelumnya Rabu (19/9) di posisi Rp14.896 per dolar AS. (zub)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB