PT Sinar Mas Agro Produksi TBS Naik 20%

- Pewarta

Jumat, 14 Juni 2019 - 01:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) mencatat produksi kelapa sawit per 31 Maret 2019 mencapai 621.268 ton Tandan Buah Segar (TBS) atau naik 20% dari periode yang sama tahun 2018 sebesar 515.647 ton TBS.

Produksi tersebut berasal dari lahan inti sebesar 500.134 ton TBS atau naik 20% dari 418.100 ton TBS. Sedangkan dari lahan plasma produksinya mencapai 121.134 ton TBS atau naik 24% dari 97.547 ton TBS.

Demikian mengtp ketarbukaan informasi di BEI, tentang materi public expose perseroan, Kamis (13/6/2019). Sedangkan untuk produksivitas TBS dalam satu ton per hektare sebesar 4,64 dari 3,79 atau naik 22%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan produksi sawit mencapai 182.845 ton dari 149.033 ton atau naik 23%. Produksi tersebut berupa CPO menjadi 144.908 ton dari 119.460 ton atau naik 21%. Sementara berupa PK menjadi 37.937 ton dari 29.573 ton atau naik 28%.

Untuk penjualan bersih perseroan menjadi Rp9,4 triliun dari RP8,4 triliun atau naik 11%. Sedangkan laba kotor menjadi Rp1,06 triliun dari Rp936 miliar atau naik 14%. Untuk EBITDA menjadi Rp795 miliar dari Rp535 miliar atau naik 49%.

Untuk total aset menjadi Rp28,3 triliun dari RP29,31 triliun. Total liabilitas menjadi Rp15,65 triliun dari Rp17,06 triliun.

PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) didirikan pada tanggal 18 Juni 1962. Perseroan adalah salah satu perusahaan publik produk konsumen berbasis kelapa sawit yang terintegrasi dan terkemuka di Indonesia.

Aktivitas utama Perseroan dimulai dari penanaman dan pemanenan pohon kelapa sawit, pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi minyak sawit (CPO) dan inti sawit (PK), pemrosesan CPO menjadi produk industri dan konsumen seperti minyak goreng, margarin dan shortening, serta perdagangan produk berbasis kelapa sawit ke seluruh dunia. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1962.

Untuk pemegang saham perseroan didomsinasi PT Purimas Sasmita sebesar 92,40%. Sedangkan saham publik hanya sebesar 7,60%. (*)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru