PT Garuda Indonesia Tbk Kehilangan Pendapatan dari Pemberangkatan Haji 2020

- Pewarta

Senin, 8 Juni 2020 - 04:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA)/Dok.

Foto ilustrasi: PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA)/Dok.

Mediaemiten.com, Jakarta –  Pembatalan pemberangkatan Jemaah haji 2020 membuat PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) kehilangan pendapatan signifikan. Biasanya, flight carrier Indonesia ini menikmati masa-masa pendapatan melonjak, saat liburan akhir tahun, Lebaran dan masa pemberangkatan serta pemulangan jemaah haji. Tahun ini tidak lagi. Menteri Agama Fachrul Razi meniadakan pemberangkatan Jemaah haji 1441 Hijriah.

Dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/6/2020), Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, rute haji berkontribusi 10 persen dari total keseluruhan pendapatan perusahaan. Dengan pembatalan haji itu, otomatis BUMN penerbangan ini kehilangan pendapatan lumayan.

“Reveneu haji 10 persen, tentu saja kehilangan pendapatan signifikan. Dibandingkan hari ini juga turun drastis. Ini pukulan besar bagi Garuda,” ujar Irfan Setiaputra.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Irfan, biasanya Garuda Indonesia menikmati masa-masa pendapatan melonjak, saat liburan akhir tahun, Lebaran dan masa pemberangkatan serta pemulangan jemaah haji. Kondisi saat ini tentu sangat berbanding terbalik dengan yang selalu terjadi sebelumnya. “Biasanya Garuda Indonesia sibuk sekali, ada pelonjakan pendapatan signifikan di masa-masa itu.”

Persentase keuntungan dari rute haji sebenarnya tidak begitu besar. Namun, kata Irfan, dampaknya begitu terasa ke kinerja bisnis maskapai keseluruhan. Untuk penyelenggaraan angkutan haji, seperti tahun-tahun sebelumnya, Garuda melewati audit BPKH dan semua instansi terkait.

“Jadi kami commit untungnya nggak besar. Tapi dari sisi pendapatan tentu saja signifikan, untungnya kita belum ada deal-deal untuk haji tahun ini,” katanya.

Apapun keputusannya, Garuda Indonesia akan tunduk, dan mematuhinya. Garuda siap membatalkan angkutan khusus jemaah haji tahun ini, setelah Kementerian Agama membatalkan Ibadah Haji lantaran pandemi virus corona. Garuda siap mencari sumber pendapatan lain untuk menutupinya. (ten)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru