Produktivitas DPR Tidak Ditentukan Jumlah UU yang Disahkan

- Pewarta

Rabu, 15 Juli 2020 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.id, Jakarta – Jumlah produk legislasi yang dihasilkan tidak menggambarkan produktivitas DPR RI. Walau memiliki fungsi legislasi, Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Sodik Mudjahid menegaskan, produktivitas DPR RI dalam menghasilkan produk perundang-undangan tidak ditentukan oleh jumlah Undang-Undang yang disahkan.

Sodik menegaskan hal ini saat ini menjadi pembicara pada diskusi Forum Legislasi di Media Center DPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2020). “DPR bukan industri, sehingga tidak bisa diukur produktivitasnya dengan jumlah,” ucap politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Diskusi Forum Legislasi ini mengambil tema “Revisi Prolegnas 2020, Berdampak Tingkatkan Kinerja Legislasi DPR?”. Selain Sodik, hadir pula sebagai pembicara Wakil Ketua Baleg Ahmad Baidowi dan pakar hukum tata negara Margarito Kamis. Isu ini mengemuka setelah Baleg merevisi daftar 50 RUU Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020 menjadi 36 RUU.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sodik mencontohkan, salah satu RUU yang mengalami penundaan adalah RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). RUU ini ditunda lantaran menimbulkan pro kontra. Antara yang mendukung dan menolak sebenarnya sama kuat. Jadi dilakukan penundaan. “Itu langkah terbaik, karena undang-undang diadakan untuk mengakomodasi partisipasi dan untuk memberikan manfaat kepada seluruh bangsa,” imbuh legislator dapil Jawa Barat I tersebut. (dpr)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru