Private Placement, MDKA Tawarkan 2,29 Miliar Saham Baru

- Pewarta

Kamis, 5 Mei 2022 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi:  PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)/Dok.

Foto ilustrasi: PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)/Dok.

MEDIA EMITEN – PT Merdeka Copper Gold Tbk (IMDKA) akan  melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement, dengan menawarkan 2.290.485.081 saham baru.

Mengutip keterangan resmi yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 4 Mei 2022, emiten tambang emas grup Saratoga itu menjelaskan bahwa dana hasil aksi korporasi itu akan digunakan  untuk  pengembangan kegiatan usaha  serta memiliki kesempatan untuk melaksanakan potensi ekspansi.

“Perseroan memandang perlu untuk memperkuat struktur permodalannya,” tulis manajemen MDKA.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika mengacu harga penutupan perdagangan tanggal 28 April 2022 harga MDKA sebesar Rp 5.300 maka total aset akan bertambah menjadi US$ 2,12 miliar dari US$ 1,278 miliar per 31 Desember 2022.

Rencananya, private placement ini akan digelar dalam rentang 2 tahun sejak persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa(RUPSLB) tanggal 10 Juni 2022.

Dalam RUPSLB perseroan, juga meminta persetujuan pembelian kembali (Buy Back) saham beredar sebanyak banyaknya 0,5% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh. Sehingga perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp 600 miliar untuk aksi korporasi itu.

Perseroan menilai buy back ini akan memberi kelonggaran yang memungkinkan  memiliki mekanisme untuk menjaga stabilitas harga saham Perseroan jika harga saham perseroan tidak mencerminkan nilai/kinerja Perseroan yang sebenarnya.

Alasan lainnya,  dalam rangka pelaksanaan program insentif jangka panjang atau Long Term Incentive (“LTI”) bagi karyawan dan/atau Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan.

Untuk itu perseroan telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas melakukan buy back dalam rentang 18 bulan sejak persetujuan RUSPLB.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru