Peso Argentina Terus Menguat Didukung Penjualan Obligasi Berimbal Hasil Tinggi

- Pewarta

Rabu, 3 Oktober 2018 - 03:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Buenos Aires – Mata uang peso Argentina menguat untuk hari kedua berturut-turut pada Selasa (2/10/2018), setelah bank sentral menerbitkan putaran obligasi jangka pendek lainnya dengan suku bunga tinggi bertujuan mengatasi likuiditas di pasar valas yang tipis, kata para pedagang.

Peso ditutup 3,67 persen lebih kuat pada 38,15 per dolar AS, meningkat sebesar 8,26 persen sejak awal pekan ini.

Bank sentral menjual surat utang jangka pendek “Leliq” bertenor tujuh hari senilai 1,398 miliar dolar AS (52,815 miliar peso) pada Selasa (2/10/2018), dengan suku bunga tahunan 69,465 persen, menurut para pedagang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Itu datang bersamaan dengan lonjakan peso pada Senin (1/10/2018) menyusul penjualan awal surat utang “Leliq” tujuh hari oleh bank sentral sebesar 1,78 miliar dolar AS dengan suku bunga tahunan 67,175 persen.

Bank mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk menerbitkan surat utang “Leliq” secara teratur karena negara itu sedang memerangi inflasi yang diperkirakan melebihi 40 persen tahun ini.

Reli mata uang minggu ini menyusul pukulan terhadap peso, yang telah kehilangan lebih dari setengah nilainya terhadap dolar AS pada 2018.

Lelang “Leliq” dimaksudkan guna mengurangi jumlah peso yang tersedia bagi para investor untuk membeli mata uang “safe-haven” dolar AS.

Kesepakatan pendanaan siaga Dana Moneter Internasional (IMF) sebesar 57 miliar dolar AS tercapai minggu lalu, ditingkatkan dari semula 50 miliar dolar AS, termasuk pemotongan belanja yang lebih tajam dan kenaikan pajak yang bertujuan untuk menghapus defisit fiskal primer, yang diperkirakan setara 2,6 persen dari produk domestik bruto tahun ini.

Argentina sedang berjuang untuk membebaskan diri dari siklus krisis keuangan yang melanda negara itu setiap dekade selama 60 tahun terakhir.

“Kami percaya bahwa program keuangan baru yang disepakati dengan IMF akan mengatasi titik tumpu kutukan Argentina: defisit fiskal” perusahaan pialang Argentina Balanz mengatakan dalam sebuah catatan kepada klien pada Selasa (2/10/2018).

Para menteri keuangan dari Kelompok Tujuh (G7) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa (2/10/2018) sore mereka “sangat mendukung komitmen dan tekad” dari pemerintah Argentina untuk menstabilkan ekonomi.

Perjanjian IMF juga menyerukan peso diperdagangkan di kisaran 34 hingga 44 per dolar AS, berlaku mulai Senin (1/10/2018).

Bank sentral, yang telah menghabiskan hampir 16 miliar dolar AS dalam cadangan devisanya untuk menopang peso sejauh tahun ini, telah setuju dengan IMF untuk tidak mengintervensi pasar valuta asing selama peso tetap ada di kisaran tersebut.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:47 WIB