Perawatan Alutsista Terbatas Situasi Operasional dan Anggaran

- Pewarta

Rabu, 17 Juni 2020 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Masa kepemimpinan Kementerian Pertahanan di bawah Prabowo Subianto yang memasuki bulan keenam, telah terjadi dua tragedy, yakni jatuhnya pesawat jet tempur BAE Hawk 209 milik TNI AU di Riau dan helikopter MI-17 milik TNI AD di Jawa Tengah. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai bahwa saat ini perawatan alutsista masih terbatas dalam situasi operasional dan anggaran.

Hal tersebut ia sampaikan kepada awak media di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (16/6/2020). Menurut Dasco, waktu enam bulan yang dijalani Prabowo tidak bisa dijadikan patokan keberhasilan kepemimpinan. Ia menilai bahwa Pemerintah saat ini dalam tahap melakukan perbaikan dan perawatan alutsista secara maksimal.

“Saya pikir dalam enam bulan itu juga terbatas dalam situasi operasional dan anggaran yang belum maksimal. Dan juga dalam pandemi Covid-19 ini ya tentunya mungkin akan dilakukan bertahap sesuai dengan program prioritas nasional,” tutur politisi Partai Gerindra tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) itu meminta masyarakat untuk bersabar dan terus mengawasi kinerja Pemerintah dalam melakukan pengadaan alutsista, baik itu pembelian maupun perawatannya. Sebab hal ini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah yang tentu juga menjadi concern DPR.

“Kalau untuk itu saya juga kurang begitu jelas bagaimana perencanaannya. Tetapi saya yakin dan percaya bahwa kemudian misi untuk memperkuat pertahanan Indonesia termasuk memperkuat alat-alat pertahanan itu juga menjadi konsentrasi kami,” jelas legislator dapil Banten III tersebut.

Untuk itu Dasco telah meminta Komisi I DPR RI untuk menanyakan hal-hal terkait bagaimana proses perawatan dan peremajaan alutsista. Ia juga mendorong Komisi Pertahanan itu sebagai mitra kerja untuk membahasnya secara rutin dengan Kemenhan dan Panglima TNI.

“Jadi ada rapat-rapat intens yang dilakukan DPR yang itu di Komisi I, biasanya rapat kerja pengawasan dengan mitra-mitra di Komisi I. Nah, kalau pesawat yang kemarin jatuh itu, yang usang atau tua, ya mungkin nanti Komisi I akan menanyakan bagaimana proses perawatan, bagaimana peremajaan,” tutup Dasco. (dpr)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru