Pemerintah Serap Rp16,21 Triliun Lelang Surat Utang

- Pewarta

Kamis, 13 September 2018 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pemerintah menyerap dana Rp16,21 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dengan total penawaran mencapai Rp36,88 triliun.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Rabu (12/9/2018), menyebutkan lelang ini memenuhi target indikatif sebesar Rp10 triliun.

Untuk seri SPN03181213, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp3 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,57 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 13 Desember 2018 ini mencapai Rp12,2 triliun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto mencapai 5,3 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 6,74 persen.

Untuk seri SPN12190913, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp4,5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,34756 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 13 September 2019 ini mencapai Rp7,85 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 6,18 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,5 persen.

Untuk seri FR0063, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp4,85 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,52820 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 15 Mei 2023 ini pada mencapai Rp8,29 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 5,625 persen ini mencapai 8,39 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,8 persen.

Untuk seri FR0064, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,66918 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 15 Mei 2028 ini pada mencapai Rp3,83 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 6,125 persen ini mencapai 8,63 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 9,25 persen.

Untuk seri FR0065, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,80531 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 15 Mei 2033 ini pada mencapai Rp1,84 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 6,625 persen ini mencapai 8,75 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 9,5 persen.

Untuk seri FR0075, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,7 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 9,15981 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 15 Mei 2038 ini pada mencapai Rp2,48 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 7,5 persen ini mencapai 9,02 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 9,75 persen.

Untuk seri FR0076, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,31 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 9,21923 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 15 Mei 2048 ini pada mencapai Rp0,38 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 7,375 persen ini mencapai 9,14 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 9,35 persen.

Sebelumnya, pemerintah menyerap dana Rp20 triliun dari lelang enam seri Surat Utang Negara pada Selasa (28/8), dengan total penawaran masuk mencapai Rp59,28 triliun. (sat)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru