Pelemahan Dolar Dongkrak Kenaikan Harga Emas

- Pewarta

Selasa, 28 Agustus 2018 - 02:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada penutupan perdagangan Senin (Selasa 28/8/2018 pagi WIB), karena dolar AS melemah lebih lanjut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, bertambah 2,7 dolar AS atau 0,22 persen, menjadi menetap pada 1.216,00 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,39 persen menjadi 94,778 pada pukul 20.00 GMT. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Dolar AS terus melemah setelah Amerika Serikat mencapai kesepakatan perdagangan dengan Meksiko yang akan membuka jalan untuk merombak Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

“Kami akan menyebut itu perjanjian perdagangan Amerika Serikat-Meksiko,” kata Presiden AS Donald Trump dalam sebuah acara di ruang Oval Gedung Putih dengan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto yang akan berakhir masa jabatan.

Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer, pada acara yang sama di ruang Oval, mengatakan dia mengharapkan untuk mengirimkan pemberitahuan ke Kongres pada Jumat (31/8/2018) dan perjanjian perdagangan baru kemungkinan akan ditandatangani pada akhir November.

Namun masih belum jelas apakah Kanada akan menjadi bagian dari perjanjian akhir tersebut.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS lemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 6,5 sen AS atau 0,44 persen menjadi menetap di 14,859 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober menambahkan 14,8 dolar AS atau 1,87 persen, menjadi ditutup pada 804,2 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

BRI Dinobatkan Sebagai Bank Persero dengan Kinerja Terbaik di Penghargaan Bisnis Indonesia Award (BIA) 2024
Ini Tujuan Jajaran Direksi BRI Kembali Lakukan Aksi Borong Saham hingga Miliaran Rupiah
Fortune Southeast Asia 500, BRI Institusi Keuangan No.1 di Indonesia dan Peringkat 4 di Asia Tenggara
Rilis Daftar The Global 2000, Forbes Kembali Nobatkan BRI Sebagai Perusahaan Terbesar di Indonesia
6 Emiten Raih Penghargaan “The Best Six Investortrust Companies 2024, Termasuk PT Bank Central Asia Tbk
Bursa Efek Indonesia Jatuhkan Sanksi kepada 3 Emiten BUMN, Terlambat Sampaikan Laporan Keuangan
Cermati Kondisi Global dan Fokus ke Tantangan Domestik dengan Berdayakan UMKM, BRI Bukukan Laba Rp15,98 T
PT Telkom Indonesia Tbk, Tumbuh 3,7 Persen, Bukukan Pendapatan Konsolidasi Sebesar Rp37,4 triliun,
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 9 Juli 2024 - 12:54 WIB

BRI Dinobatkan Sebagai Bank Persero dengan Kinerja Terbaik di Penghargaan Bisnis Indonesia Award (BIA) 2024

Minggu, 23 Juni 2024 - 11:08 WIB

Ini Tujuan Jajaran Direksi BRI Kembali Lakukan Aksi Borong Saham hingga Miliaran Rupiah

Jumat, 21 Juni 2024 - 21:15 WIB

Fortune Southeast Asia 500, BRI Institusi Keuangan No.1 di Indonesia dan Peringkat 4 di Asia Tenggara

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:06 WIB

Rilis Daftar The Global 2000, Forbes Kembali Nobatkan BRI Sebagai Perusahaan Terbesar di Indonesia

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:45 WIB

6 Emiten Raih Penghargaan “The Best Six Investortrust Companies 2024, Termasuk PT Bank Central Asia Tbk

Rabu, 15 Mei 2024 - 08:39 WIB

Bursa Efek Indonesia Jatuhkan Sanksi kepada 3 Emiten BUMN, Terlambat Sampaikan Laporan Keuangan

Kamis, 25 April 2024 - 11:13 WIB

Cermati Kondisi Global dan Fokus ke Tantangan Domestik dengan Berdayakan UMKM, BRI Bukukan Laba Rp15,98 T

Rabu, 24 April 2024 - 11:11 WIB

PT Telkom Indonesia Tbk, Tumbuh 3,7 Persen, Bukukan Pendapatan Konsolidasi Sebesar Rp37,4 triliun,

Berita Terbaru