Pasar Saham Australia Dibuka Turun dengan Kerugian Meluas

- Pewarta

Kamis, 12 Desember 2019 - 03:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Dibuka Turun dengan Kerugian Meluas

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi (12/12/2019), dengan sebagian besar sektor cenderung bergerak turun dengan pengecualian material yang terangkat kenaikan harga bijih besi.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 10,60 poin atau 0,16 persen menjadi 6.742,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 11,00 poin atau 0,16 persen pada 6.842,20 poin.

Lonjakan satu persen dalam dolar Australia mungkin di belakang beberapa kelesuan pasar, Aussie mencapai tertinggi satu bulan dan sekitar 68,75 sen AS pada awal perdagangan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga-harga komoditas mendorong sektor material berkinerja lebih baik yang melihat keuntungan kuat dari pasar produsen bijih besi berat, sementara penambang emas sebagian besar jatuh.

Sementara itu, sektor energi dan kebutuhan pokok konsumen jatuh paling jauh dengan bank, layanan teknologi dan komunikasi juga menyusut.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot dengan Commonwealth Bank turun 0,51 persen, National Australia Bank turun 0,24 persen, Westpac Bank turun 0,80 persen dan ANZ turun 0,73 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi dengan BHP naik 0,23 persen, Rio Tinto naik 0,29 persen dan Fortescue Metals naik 0,48 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,49 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam dengan Oil Search turun 0,27 persen, Santos turun 0,12 persen dan Woodside Petroleum naik 0,12 persen.

Supermarket terbesar Australia melemah dengan Coles turun 0,72 persen dan Woolworths turun 0,55 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,80 persen, maskapai nasional Qantas kehilangan 0,41 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,28 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru