Pasar Fluktuatif, Investor Disarankan Investasi Reksa Dana Pasar Uang

- Pewarta

Jumat, 5 Oktober 2018 - 02:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mdiaemiten.com, Jakarta – PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menyarankan investor untuk berinvestasi pada reksa dana pasar uang di tengah situasi pasar yang fluktuatif.

Chief Economist & Investment Strategist MAMI, Katarina Setiawan di Jakarta, Kamis (4/10/2018), mengatakan reksa dana pasar uang merupakan pilihan tepat, karena memiliki tingkat risiko yang paling konservatif dibandingkan jenis reksa dana lainnya.

“Komposisi reksa dana pasar uang terdiri dari deposito perbankan dan obligasi yang jatuh tempo di bawah satu tahun, sehingga risiko dan fluktuasinya minimal,” katanya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan prospek investasi di reksa dana pasar uang juga masih menarik pada tahun ini. Hal itu didukung oleh tren kenaikan suku bunga Bank Indonesia.

“Perlahan-lahan, suku bunga deposito perbankan juga akan mengalami kenaikan, yang tentunya akan berdampak positif bagi reksa dana pasar uang,” paparnya.

Selain itu, lanjut dia, reksa dana pasar uang juga memiliki beberapa keunggulan dibandingkan deposito, seperti dana investasi yang terjangkau (penempatan minimal hanya Rp10 ribu) dan penarikan dana bisa dilakukan kapan saja tanpa dikenakan biaya.

“Dari sisi imbal hasil, reksa dana pasar uang memiliki imbal hasil yang kompetitif dengan deposito perbankan,” katanya.

Saat ini, Manulife Aset Manajemen Indonesia mengelola dua reksa dana pasar uang, salah satunya Manulife Dana Kas Syariah (MDKS) yang diluncurkan pada 31 Agustus 2018 lalu.

Reksa dana itu telah memiliki dana kelolaan sejumlah Rp28,07 miliar di akhir September 2018. Dalam sebulan, reksa dana MDKS tercatat memberikan imbal hasil 0,46 persen. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru