Pasar Aussie Berakhir Turun Tertekan Saham Perbankan dan Pertambangan

- Pewarta

Jumat, 3 Mei 2019 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis (2/5/2019), tertekan sektor sumber daya dan keuangan menyusul dukungan internasional yang lemah.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 37,50 poin atau 0,59 persen menjadi 6.338,40 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas merosot 36,50 poin atau 0,56 persen menjadi 6.430,00 poin.

“Pasar saham lokal telah kembali ke kerugian setelah mencatat kenaikan kuat pada Rabu (1/5/2019),” kata analis pasar Commsec, James Tao.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham-saham bank dan penambang adalah penekan utama dengan sebagian besar sektor cenderung lebih rendah.

“Yang paling menonjol, National Australia Bank memutuskan untuk memotong dividen interim sebesar 16 persen menjadi 0,58 dolar AS per saham,” kata Tao.

Namun, penambang lithium dan rare earths Kidman Resources melonjak 42 persen setelah menerima tawaran pengambilalihan dari Wesfarmers sebesar 1,33 dolar AS per saham, dengan nilai transaksi mencapai 544 juta dolar AS.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah, dengan Commonwealth Bank turun 0,85 persen, ANZ turun 2,43 persen, National Australia Bank turun 0,31 persen, dan Westpac Bank turun 2,59 persen.

Saham-saham pertambangan merosot, dengan Rio Tinto turun 1,18 persen, Fortescue Metals turun 1,51 persen, BHP turun 1,23 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,92 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga melemah, dengan Oil Search turun 1,28 persen, Santos turun 1,11 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,73 persen.

Supermarket terbesar Australia beragam, dengan Coles turun 0,40 persen dan Woolworths naik 0,81 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra melemah 1,18 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas naik 1,05 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,43 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru