OJK Catat 34.668 Debitur Terdampak Gempa NTB

- Pewarta

Selasa, 14 Agustus 2018 - 01:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak 34.668 debitur perbankan umum menjadi korban gempa di Nusa Tenggara Barat yang terjadi sejak Minggu (5/8).

Puluhan ribu korban gempa tersebut memiliki portofolio kredit mencapai Rp1,25 triliun, kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (13/8/2018).

Ia mengatakan pihaknya sedang menyiapkan kebijakan untuk meringankan kerugian para nasabah tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di samping debitur bank umum, nasabah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang menjadi korban bencana gempa tercatat 1.214 debitur dengan nilai kredit Rp46,16miliar, yang berasal dari 11 BPR.

Terdapat pula kerugian yang diderita nasabah PT Pegadaian, yang diperkirakan mencapai Rp50 miliar.

OJK pada Senin ini bersama Industri Jasa Keuangan menggalang dana untuk membantu korban bencana gempa di NTB. Bantuan diberikan langsung oleh Wimboh Santoso kepada Pemprov NTB yang diwakili Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Irnadi Kusuma di Lapangan Tanjung Lombok Utara.

Wimboh mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk rasa keprihatinan dan upaya OJK dan Industri Jasa Keuangan untuk meringankan beban dari musibah gempa.

Jumlah dana dan nilai barang yang terkumpul mencapai Rp8,38 miliar. Dana ini berasal dari OJK, Ikatan Pegawai OJK dan dari Industri Jasa Keuangan seperti Bursa Efek Indonesia, KPEI, KSEI, PT Bank DBS Indonesia, MUFG Bank Ltd, Bank Mandiri, BNI, Danamon, Perbanas, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia, AAUI, PT Prudential Life Assurance serta sejumlah perusahaan dan asosiasi di Industri Jasa Keuangan lainnya.

Dana bantuan tersebut dibagi untuk kebutuhan pemulihan fasilitas umum Rp 1 miliar, dana tunai untuk BPBD NTB, desa Bentek dan desa Rempek Rp 3,07 miliar. Sementara, bantuan logistik serta dana tunai yang sudah diberikan sebanyak Rp 4,31 miliar. (iap)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB