MEDIA EMITEN – PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menargetkan penyaluran kredit tumbuh 8-11% pada 2022, sejalan dengan target pemerintah.
“Untuk menggenjot pertumbuhan kredit, kami jalankan secara prudential, dengan prinsip kehati-hatian,” kata Direktur PT Bank OCBC NISP (NISP) Hartati dalam paparan publik Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan daring, Selasa 5 April 2022.
Bank OCBC NISP menyalurkan kredit senilai Rp 120,8 triliun atau tumbuh 5,1% dari tahun sebelumnya senilai Rp 114,9 triliun. Sekitar 86% kredit disalurkan kepada sektor produktif, seperti kredit modal kerja dan investasi masing-masing sebesar 41% dan 45%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Hartati, kredit bermasalah atau Nonton Performing Loan (NPL) juga akan dijaga di bawah 3% pada 2022. Adapun pada 2021 rasio NPL bruto Bank OCBC NISP tercatat sebesar 2,4% atau lebih rendah dibandingkan NPL rata-rata industri perbankan yang berkisar 3 persen.
Perseroan, kata dia, telah mengalokasikan penyisihan cadangan kerugian yang cukup yaitu dengan provision coverage ratio (PCR) sebesar 265,4%. (LS)







