Minyak Menguat, Ekspektasi Pengurangan Produksi OPEC

- Pewarta

Rabu, 24 Mei 2023 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pipa angguk untuk eksplorasi minyak/Dok.

Foto ilustrasi: Pipa angguk untuk eksplorasi minyak/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga minyak mentah berjangka menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena ekspektasi pengurangan produksi oleh negara-negara penghasil minyak di tengah perkiraan pasar yang lebih ketat.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli naik 86 sen atau 1,19% menjadi US$ 72,91 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli menguat 85 sen atau 1,12% menjadi US$ 76,84 per barel di London ICE Futures Exchange.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman memperingatkan short-selliers (mereka yang bertaruh bahwa harga akan turun) untuk “hati-hati” seperti yang mereka lakukan pada April, kata Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA, pemasok jasa perdagangan multi-aset daring.

“Hati-hati” adalah pesan menjelang pertemuan berikutnya Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya awal bulan depan yang mungkin merupakan tanda bahwa kelompok tersebut sedang mempertimbangkan untuk memangkas produksi sekali lagi di tengah prospek ekonomi global yang lebih suram, menurut Erlam.

Erlam menambahkan harga minyak mentah Brent naik di atas US$ 77,50 per barel untuk menandakan pergeseran sentimen.

Kedua harga acuan minyak memperpanjang kenaikan menjadi sekitar 2% dalam perdagangan pasca-penyelesaian, setelah angka dari American Petroleum Institute (API) menunjukkan penurunan besar dalam minyak mentah dan bensin minggu lalu, menurut sumber pasar.

Sementara itu, persediaan minyak mentah dan bensin komersial AS diperkirakan akan turun 500.000 barel dan 800.000 barel minggu lalu, menurut survei oleh S&P Global.

Jika data persediaan resmi dari Badan Informasi Energi AS, yang akan dirilis pada Rabu waktu setempat, mengkonfirmasi angka badan industri (API) persediaan bensin AS akan turun untuk minggu ketiga berturut-turut ke level pra-Memorial Day terendah sejak 2014.

Liburan Memorial Day tahun ini pada 29 Mei, secara tradisional menandai awal perjalanan puncak musim panas AS. Bensin berjangka AS naik 2% pada Selasa setelah data API.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB