Minyak Kembali Menguat, Tembus US$ 120/Barel

- Pewarta

Sabtu, 4 Juni 2022 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: harga minyak/Dok

Foto ilustrasi: harga minyak/Dok

MEDIA EMITEN – Harga minyak kembali menguat dan kembali tembus US$ 120 per barel pada jam perdagangan Asia, Sabtu 4 Juni 2022. Pasar berasumsi bahwa keputusan OPEC untuk meningkatkan target produksi tidak akan menambah banyak pasokan global yang akan diperketat karena China melonggarkan pembatasan COVID.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) melonjak 2,9% menjadi US$ 120,26 per barel, Brent untuk pengiriman Agustus terangkat US$ 2,11 atau 1,8% menjadi US$ 119,72 per barel.

Untuk minggu ini, standar harga minyak mentah AS naik 3,4%, sementara Brent naik 3,6%, berdasarkan kontrak bulan depan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga minyak mentah AS mencatat kenaikan mingguan keenam karena ketatnya pasokan AS, yang telah mendorong pembicaraan tentang pembatasan ekspor bahan bakar atau pajak rejeki nomplok (windfall profit tax) pada produsen minyak dan gas.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+ pada Kamis (2/6/2022) sepakat untuk meningkatkan produksi sebesar 648.000 barel per hari (bph) per bulan pada Juli dan Agustus dari 432.000 barel per hari seperti yang disepakati sebelumnya.

Presiden Joe Biden secara terbuka mengakui bahwa ia akan segera melakukan perjalanan ke Arab Saudi, sebuah perjalanan yang menurut beberapa sumber diharapkan dan dapat mencakup pembicaraan dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

Kunjungan itu akan ditujukan untuk memperkuat hubungan AS-Saudi ketika Biden mencari cara untuk menurunkan harga bensin AS.

Baru-baru ini pada Rabu (1/6/2022), Gedung Putih mengatakan Biden masih merasa bin Salman adalah “paria” untuk apa yang dikatakan intelijen AS sebagai perannya dalam pembunuhan dan pengoyakan-pengoyakan lawan politik, jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi di Turki pada 2018.

Sementara itu, permintaan juga meningkat. Pusat keuangan China Shanghai dan ibu kota Beijing, telah melonggarkan pembatasan COVID-19 dan pemerintah China telah berjanji untuk merangsang ekonomi.

Minyak menahan kenaikannya setelah data AS menunjukkan lapangan kerja meningkat lebih dari yang diharapkan pada Mei, tanda-tanda pasar tenaga kerja yang ketat.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB