Menperin Katakan Stabilitas Politik Telah Dukung Pertumbuhan Ekonomi

- Pewarta

Kamis, 6 Desember 2018 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Dok.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Dok.

Mediaemiten.com, Padang – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan stabilitas politik dan keamanan sekarang ini telah mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sehingga mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

“Faktor utama untuk pembangunan adalah stabilitas politik dan keamanan. Indonesia sebagai negara besar mampu menjaga stabilitas dengan baik,” kata Hartarto saat berbicara dalam Kongres dan Dialog Nasional ke XXI Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Padang, Sumbar, Kamis (6/12/2018).

Hartarto yang diminta Presiden Joko Widodo untuk memaparkan kemajuan pembangunan pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla, mengatakan salah satu bentuk nyata yang dilakukan adalah membangun sejumlah infrastruktur yang tersebar di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah infrastruktur yang telah dibangun antara lain jalur ganda kereta api sepanjang 754 kilometer, jalan nontol 3.432 kilometer, jalan tol 941 kilometer, jembatan gantung 140 unit, 10 bandar udara baru, dan 19 pelabuhan laut.

Khusus untuk Jalan Tol Trans Jawa, pemerintah menargetkan akhir 2018 sudah bisa terhubung dari Merak ke Surabaya. Demikian juga tol di Sumatera, khususnya di Lampung diharapkan selesai Maret 2019 dari target Juni 2019.

Bukan saja di bidang infrastruktur, Airlangga juga mengatakan, dari sisi makro pertumbuhan ekonomi nasional dalam 3-4 tahun terakhir tumbuh sekitar lima persen.

“Demikian juga harga berbagai kebutuhan pokok di pasar tidak ada yang naik harganya,” kata Airlangga.

Dikatakan Menperin juga kemiskinan dalam kurun waktu empat tahun terakhir turun menjadi 9,8 persen dan pengangguran turun 5,13 persen.

Dari sisi regional, kata dia, Indonesia memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas keamanan regional.

“Jadi stabilitas keamanan di ASEAN tergantung dari stabilitas keamanan di Indonesia. Untuk itu Indonesia sebagai negara besar dan penduduk terbesar memainkan peran penting di ASEAN,” kata Airlangga.

Sementara itu, Ketua Umum PII Hermanto Dardak mengatakan organisasinya terus meningkatkan profesionalitas dan kompetensi insinyur.

Untuk itu, kata dia, PII telah menandatangani kesepakatan setidaknya dengan 26 perguruan tinggi yang tujuannya meningkatkan lulusan kualitas insinyur Indonesia.

“Saat ini setidaknya PII memiliki 30.000 anggota dan diharapkan anggotanya profesional terutama menghadapi industri 4.0,” kata Hermanto. (ahm)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru