Mayoritas Saham Asia Dibuka Anjlok, Efek Pidato Powell

- Pewarta

Senin, 29 Agustus 2022 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pergerakan harga saham di Bursa Tokyo/IST.

Foto ilustrasi: Pergerakan harga saham di Bursa Tokyo/IST.

MEDIA EMITEN – Mayoritas indeks saham di kawasan Asia Pasifik dibuka anjlok pada Senin 29 Agustus 2022, menyusul pidato Ketua Fed Jerome Powell di Jackson Hole pada hari Jumat.

Pasar khawatir The Fed makin agresif dalam membuat kebijakan untuk memerangi inflasi. Powell memperingatkan bank sentral untuk terus menaikkan suku bunga dengan cara yang akan berdampak ‘menyakitkan’ pada ekonomi Amerika Serikat (AS).

Nikkei 225 di Jepang tergelincir 2,9% dan indeks Topix turun 2,1%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kospi Korea Selatan turun 2,2% dan indeks Kosdaq turun 2,5%.

Di Australia, S&P/ASX 200 turun 2%.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,9%.

Pada hari Jumat di AS, Dow Jones Industrial Average anjlok 1.008 poin, atau 3,03% menjadi 32.283,40. S&P 500 turun 3,37% menjadi 4.057,66 dan Nasdaq Composite turun 3,94% menjadi 12.141,71.

Dalam pidato kebijakan tahunannya yang sangat dinanti di Jackson Hole, Wyoming, Powell menegaskan The Fed akan ‘menggunakan berbagai perangkatnya dengan paksa’ untuk menyerang inflasi yang masih mendekati level tertinggi dalam kurun waktu lebih dari 40 tahun.

Dia mengatakan keputusan The Fed pada bulan September “akan tergantung pada totalitas data yang masuk dan prospek yang berkembang.”

Yen Jepang terus melemah tajam terhadap greenback menyusul komentar hawkish Ketua Fed Jerome Powell pada hari Jumat. Yen terakhir berpindah tangan pada 138,37 per dolar.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru