Mediaemiten.com, Tokyo – Kurs dolar AS stabil terhadapnya mata uang utama lainnya pada awal perdagangan Kamis (27/9/2018), karena dorongan dari kenaikan suku bunga Federal Reserve AS memudar.
Sementara penurunan imbal hasil surat utang pemerintah AS mengurangi dukungan terhadap greenback.
Indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya sedikit berubah menjadi 94,261 setelah meningkat tipis 0,15 persen, Rabu (26/9/2018) malam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti yang diperkirakan, The Fed menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini pada Rabu (26/9/2018). The Fed masih meramalkan kenaikan suku bunga lainnya pada Desember, tiga kali lagi tahun depan, dan satu kenaikan pada 2020.
Bank sentral juga menghapus referensi dalam pernyataannya untuk kata “akomodatif”, meskipun Ketua The Fed Jerome Powell kemudian mengatakan kebijakan masih akomodatif. The Fed secara bertahap menaikkan suku bunganya sejak akhir 2015 dari tingkat hampir nol.
Imbal hasil surat utang jangka panjang pemerintah AS menurun menyusul pengetatan The Fed, mundur kembali dari tertinggi empat bulan 3,11 persen awal minggu ini, dengan beberapa investor berpikir untuk bertaruh The Fed akan mengisyaratkan pengetatan moneter lebih cepat.
Dolar AS merosot terhadap yen setelah menurunnya imbal hasil surat utang AS. Greenback sedikit berubah pada 112,76 yen, setelah tergelincir dari tertinggi dua bulan 113,145 pada Rabu (26/9/2018).
Baca Juga:
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
“Pertemuan The Fed tidak memberikan arah yang kuat untuk mata uang. Ini karena pandangan-pandangan ekonomi pembuat kebijakan dan pandangan mereka tentang kenaikan suku bunga hingga 2020 sebagian besar sesuai dengan perkiraan,” kata Junichi Ishikawa, ahli strategi valas senior di IG Securities.
“Sementara itu, dolar AS telah melakukan defensif terhadap yen karena penurunan imbal hasil surat utang dan ekuitas yang lebih lemah.”Saham-saham Wall Street membalikkan kenaikan awal dan berakhir sedikit lebih rendah pada Rabu (26/9/2018).
Euro naik 0,05 persen menjadi 1,1749 dolar AS setelah menurun 0,2 persen hari sebelumnya. Pound sedikit berubah pada 1,3172 dolar AS setelah melemah 0,1 persen semalam.
Mata uang pasar negara-negara berkembang seperti peso Meksiko dan rand Afrika Selatan mempertahankan keuntungan mereka setelah naik semalam, dibantu bahwa proyeksi kenaikan suku bunga The Fed sejalan dengan ekspektasi.
Indeks MSCI untuk mata uang negara berkembang naik 0,1 persen setelah naik 0,2 persen pada Rabu (26/9/2018). (pep)








